Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat untuk Konservasi Sungai

Efforts to Increase Public Awareness of River Conservation

Authors

  • Diana Arfiati Brawijaya University
  • Uun Yanuhar Brawijaya University
  • Yuni Kilawati Brawijaya University
  • Pratama Diffi Samuel Brawijaya University
  • Ekwan Nofa Wiratno Brawijaya University
  • Evellin Dewi Lusiana Brawijaya University
  • Septi Anitasari Brawijaya University
  • Alfi Nur Rusydi Brawijaya University
  • Abd Aziz Amin Brawijaya University
  • Kharisma Orchida Brawijaya University

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.piskarias.2023.001.02.8

Keywords:

Mikroplastik, Pencemaran, Sampah an-Organik, Sampah Organik, Sungai, an-Organic Waste, Microplastics, Organic Waste, Pollution, Rivers

Abstract

Sungai Brantas berhulu di kaki Gunung Arjuno, tepatnya Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Apabila terjadi kerusakan di bagian hulu sungai, maka sungai bagian hilir juga akan terganggu. Masalah utama dari kerusakan sungai ini adalah masuknya sampah ke badan Sungai. Kegiatan pengabdian masayarakat ini lebih ditekankan kepada pengelolaan sampah hasil dari aktifitas masyarakat sekitar sungai. Sampah popok bayi maupun dewasa (pampers) dan sisa pembalut wanita menurut informasi dari masyarakat sekitar sungai, belum bisa dikelola dengan baik. Solusi yang di berikan adalah sebaiknya isi (gel) dari popok yang berisi kotoran “urin, feses maupun darah haid” dikeluarkan dan di timbun tanah, sedangkan bagian plastiknya dibersikan dan di daur ulang. Kertas beserta kotorannya di pendam didalam tanah, selanjutnya plastiknya di bersihkan dan di tampung sebagai plastik daur ulang. Sampah kaca harus diberi penanganan khusus ketika dibuang ke tempat sampah, agar bermanfaat tidak melukai petugas kebersihan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini yaitu Program Hibah Pengabdian Dosen FPIK UB 2023, terlaksana dengan baik, masyarakat memahami tentang cara penanganan sampah agar tidak mencemari lingkungan terutama sungai.

 

The Brantas River originates at the foot of Mount Arjuno, precisely in Sumber Brantas Village, Bumiaji District, Batu City. If damage occurs in the upstream part of the river, the downstream river will also be disturbed. The main problem of river damage is the entry of rubbish into the river body. This community service activity places more emphasis on managing waste resulting from community activities around the river. According to information from the community around the river, waste from baby and adult diapers (pampers) and sanitary napkins cannot be managed properly. The solution given is that the contents (gel) of diapers containing dirt "urine, feces or menstrual blood" should be removed and buried in the ground, while the plastic part is cleaned and recycled. The paper and its dirt are buried in the ground, then the plastic is cleaned and collected as recycled plastic. Glass waste must be given special handling when thrown into the trash, so that it does not injure the cleaning staff. The results obtained from this activity, namely the 2023 FPIK UB Lecturer Service Grant Program, were carried out well, the community understood how to handle waste so that it does not pollute the environment, especially rivers.

Downloads

Published

2023-12-30